Metaphor: ReFantazio berhasil menyabet penghargaan tertinggi dalam ajang Japan Game Awards 2025 yang digelar di Tokyo Game Show. Game besutan Studio Zero ini mengalahkan berbagai judul besar lainnya dari developer ternama Jepang dan internasional. Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi Atlus sebagai developer RPG berkualitas tinggi.
Kemenangan Metaphor: ReFantazio tidak lepas dari inovasi gameplay yang ditawarkan. Game yang menggabungkan elemen fantasi dengan sistem combat yang unik ini berhasil memukau para juri. Selain itu, cerita yang mendalam dan karakter yang memorable menjadi nilai tambah yang membuatnya layak meraih gelar tertinggi.
Metaphor: ReFantazio menghadirkan mekanik permainan yang segar. Pertama, sistem combat hybrid yang mengintegrasikan elemen real-time dan turn-based. Kedua, mekanik dialog yang memengaruhi jalannya cerita. Selain itu, dunia eksplorasi yang luas dengan berbagai puzzle yang menantang.
Game ini harus bersaing ketat dengan berbagai judul ternama. Misalnya, Final Fantasy VII Rebirth yang sebelumnya banyak favoritkan. Kemudian, Dragon’s Dogma 2 yang juga mendapatkan nominasi. Bahkan, game-game dari developer internasional seperti Elden Ring: Shadow of the Erdtree.
Penghargaan ini membawa pengaruh positif. Pertama, semakin mengukuhkan dominasi developer Jepang di genre RPG. Kedua, memotivasi developer lain untuk berinovasi. Selain itu, meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri game lokal.
Studio Zero menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini. Mereka berterima kasih kepada para fans yang telah mendukung. Selain itu, mereka berjanji akan terus menghadirkan karya-karya berkualitas di masa depan.
Menurut PUNDIT168, penghargaan ini sangat layak berikan. Metaphor: ReFantazio berhasil menghadirkan pengalaman bermain yang segar. Game ini memadukan tradisi RPG Jepang dengan inovasi modern. Oleh karena itu, kesuksesannya patut apresiasi.
#MetaphorReFantazio #JapanGameAwards #RPG #GameAwards #Atlus
Sumber: PUNDIT168