Setelah menorehkan prestasi gemilang dengan finis di posisi 3rd Place di FFWS Global Finals 2025, tim esports Thailand, Buriram United Esports, kini resmi mengalihkan fokus mereka untuk mempersiapkan ajang SEA Games 2025 yang akan digelar di Bangkok, Thailand. Pencapaian di kancah global menjadi modal berharga untuk memburu medali emas di ajang multi-olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Prestasi Buriram United di FFWS Global Finals 2024
Buriram United, yang juga merupakan bagian dari klub sepak bola ternama Thailand, berhasil mencetak sejarah dengan menjadi tim Thailand pertama yang naik ke podium FFWS sejak 2021. Beberapa highlight performa mereka:
-
Posisi Akhir: 3rd Place
-
Total Poin: 85 poin
-
Total Kill: 62 kill
-
Booyah Terbanyak: 2 kali
-
Pemain Terbaik: “Tiger” (IGL & Sniper) dengan rata-rata 450 damage per match
Pencapaian ini melampaui ekspektasi banyak pihak, mengingat Buriram United bukanlah tim yang diunggulkan utama sebelum turnamen dimulai.
Persiapan Menuju SEA Games 2025
Sebagai tuan rumah, tekanan untuk meraih medali emas di cabang esports Free Fire tentu sangat besar. Berikut adalah strategi yang disusun Buriram United:
-
Bootcamp Intensif: Tim akan mengadakan pemusatan latihan tertutup selama 2 bulan penuh.
-
Analisis Kompetitor: Tim analis sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan tim utama seperti Indonesia, Vietnam, dan Filipina.
-
Scrims Internasional: Akan banyak berlatih melawan tim dari luar ASEAN untuk mengasah kemampuan.
-
Dukungan Psikolog: Mendatangkan sports psychologist untuk mengelola tekanan sebagai tuan rumah.
“Target kami jelas, medali emas. Prestasi di FFWS membuktikan bahwa kami bisa bersaing dengan siapa pun. Sekarang, kami ingin buktikan pada fans di rumah bahwa kami yang terbaik di ASEAN,” ujar manajer tim, Coach Mac, seperti dikutip Pundit168.
Kunci Kesuksesan Buriram United
Berdasarkan analisis Pundit168, ada beberapa faktor yang membuat Buriram United berhasil di FFWS dan berpotensi besar di SEA Games:
-
Kompaknya Tim: Chemistry yang dibangun sejak lama membuat rotasi dan komunikasi mereka hampir sempurna.
-
Strategi “Safe Early, Aggressive Late”: Mereka sangat disiplin di awal game, menghindari konflik, dan baru menunjukkan taringnya di zona akhir.
-
Peran “Tiger” sebagai IGL: Keputusan “Tiger” sebagai In-Game Leader sangat cepat dan tepat, seringkali membawa tim keluar dari situasi sulit.
BACA JUGA: Daftar Juara FFWS Global Finals Sepanjang Masa: Dominasi SEA dan Brasil
Tantangan di SEA Games 2025
Meski punya modal percaya diri, jalan menuju medali emas tidak akan mudah. Ancaman terbesar datang dari:
-
Indonesia: Sebagai juara bertahan dan selalu memiliki tim yang solid.
-
Vietnam: Tim yang secara teknikal sangat mahir dan tidak takut bermain agresif.
-
Filipina: Dark horse dengan strategi yang tidak terduga.
Kesimpulan: Momen Bersejarah di Depan Mata
Perpindahan fokus Buriram United dari panggung global ke regional adalah sebuah langkah strategis. Momentum dari kesuksesan di FFWS harus mereka jaga untuk mewujudkan ambisi terbesar: memenangkan medali emas di rumah sendiri.
Dukungan fanatisme fans Thailand di Bangkok nanti akan menjadi “player ke-5” yang sangat powerful. Persaingan di cabang esports Free Fire SEA Games 2025 dipastikan akan sangat sengit dan seru untuk diikuti.
Pantau terus perkembangan persiapan timnas esports negara-negara ASEAN hanya di Pundit168!