Playoffs MPL ID S16: Granger Erlan Pulangkan Dewa United Esports
Babak playoffs MPL ID Season 16 harus berakhir lebih awal bagi Dewa United Esports. Tim yang dijuluki “The Gods” ini dipulangkan oleh Aura Fire setelah kalah dengan skor 1-3 dalam pertandingan yang berlangsung sengit. Penampilan Granger milik Erlan menjadi salah satu sorotan utama yang berhasil membungkam harapan Dewa United untuk melaju lebih jauh.
Jalannya Pertandingan yang Menegangkan
Game 1: Aura Fire Mendominasi
-
Aura Fire langsung mengambil inisiatif dengan komposisi early game yang agresif.
-
Erlan pada Granger berhasil menjadi pengganggu utama dengan positioning yang sulit dijangkau.
-
Skor akhir: Aura Fire 15 – 8 Dewa United (Durasi: 18 menit)
Game 2: Dewa United Bangkit
-
Dewa United merespons dengan strategi pick-off berantai, memanfaatkan mobilitas tinggi.
-
Vyn pada Claude berhasil menjadi carry dengan triple kill di teamfight penentu.
-
Skor akhir: Dewa United 12 – 9 Aura Fire (Durasi: 20 menit)
Game 3 & 4: Erlan dan Granger Menjadi Momok
-
Aura Fire kembali mengambil Granger untuk Erlan, dan kali ini mereka semakin solid.
-
Dewa United kesulitan menembus formasi Aura Fire yang dijaga ketat oleh tank dan initiator.
-
Kekalahan di dua game beruntun menutup perjalanan Dewa United di playoffs.
Sorotan Performa Erlan dengan Granger
Erlan membuktikan kenapa Granger masih menjadi pilihan yang mematikan di tangan yang tepat:
-
Damage Output Konsisten: Erlan menduduki damage tertinggi di tiga game yang dimainkannya.
-
Positioning yang Sempurna: Selalu berada di posisi aman namun tetap mampu memberikan damage maksimal.
-
Skill Execution yang Tajam: Ultimate “Rhapsody” digunakan di timing yang tepat, seringkali mengacaukan formasi Dewa United.
BACA JUGA: MPL ID S16: Dewa United Esports Tutup Regular Season dengan Sapu Bersih EVOS!
Analisis Kekalahan Dewa United
Berdasarkan analisis Pundit168, beberapa faktor menjadi penyebab kegagalan Dewa United:
-
Kesulitan Menghadapi Komposisi Aura Fire
-
Aura Fire berhasil membaca gaya permainan Dewa United dan menyusun strategi yang efektif.
-
Granger Erlan selalu dilindungi dengan baik, membuat Dewa United kesulitan melakukan assassinate.
-
-
Kurangnya Variasi Strategi
-
Dewa United terlihat monoton dalam pendekatan, terutama di game-game penentu.
-
Ketergantungan pada Vyn sebagai main carry terlalu tinggi, sehingga ketika ditekan, tim kehilangan arah.
-
-
Mental yang Goyah di Game Penentu
-
Setelah kalah di Game 3, Dewa United tampak kehilangan momentum dan konsentrasi.
-
Dampak pada Klasemen dan Perjalanan Selanjutnya
Dengan kekalahan ini, Dewa United resmi tersingkir dari MPL ID Season 16. Sementara Aura Fire berhak melaju ke babak berikutnya untuk bertemu dengan tim upper bracket.
Kesimpulan: Pelajaran Berharga untuk Musim Depan
Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa playoffs MPL ID tidak pernah bisa diprediksi. Bagi Dewa United, ini adalah akhir perjalanan yang pahit, namun juga menjadi bahan evaluasi berharga untuk musim depan.
“Kami akan kembali lebih kuat. Ini bukan akhir, tapi awal dari persiapan baru,” ujar perwakilan Dewa United.
Sementara itu, Aura Fire membuktikan bahwa dengan strategi tepat dan eksekusi solid, tim mana pun bisa menjadi giant slayer.
Pantau terus perkembangan MPL ID Season 16 hanya di Pundit168!