Team Liquid melanjutkan proses transformasi besar-besaran dengan mengumumkan kepergian Reignover dari posisi asisten pelatih. Keputusan ini merupakan bagian dari restrukturisasi menyeluruh yang dilakukan organisasi esports ternama tersebut menyambut musim kompetitif baru.
Reignover bergabung dengan Team Liquid pada tahun 2023 dan berkontribusi signifikan dalam membentuk strategi tim. Selama masa jabatannya, ia membantu tim meraih beberapa gelar penting di kompetisi regional. Selain itu, pemain-pemain muda banyak berkembang di bawah bimbingannya. Dengan demikian, kepergiannya meninggalkan jejak yang cukup dalam bagi organisasi.
Keputusan ini bukanlah langkah terisolasi, melainkan bagian dari transformasi besar organisasi. Beberapa posisi lain dalam staf kepelatihan dan analisis juga mengalami perubahan. Akibatnya, struktur organisasi Team Liquid akan tampil dengan wajah baru di musim depan.
Perubahan staf pelatih ini berpotensi mempengaruhi performa tim dalam jangka pendek. Pemain perlu beradaptasi dengan gaya kepelatihan baru dan filosofi permainan yang berbeda. Oleh karena itu, masa transisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh anggota tim.
Yang paling menarik, Reignover dikabarkan telah menerima beberapa tawaran dari organisasi lain. Pengalamannya yang luas di dunia esports membuatnya menjadi incaran banyak tim. Karena itu, tidak menutup kemungkinan kita akan segera melihatnya kembali di posisi strategis lainnya.
Baca Juga: Riot Games Selidiki Pemain Forsaken di Tengah EMEA Masters 2025 Summer
Kesimpulannya, kepergian Reignover menandai babak baru dalam perjalanan Team Liquid. Transformasi yang dilakukan organisasi ini menunjukkan komitmen mereka untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas. Selanjutnya, semua pihak menantikan siapa yang akan menggantikan posisi strategis yang ditinggalkan Reignover.
*Ikuti perkembangan terkini seputar dunia esports melalui Pundit168 – sumber berita terpercaya untuk komunitas gaming!*