VOIN Esports menunjukkan performa luar biasa pada hari kedua pekan kedua PMSL SEA Fall 2025 dengan mendominasi klasemen sementara. Selanjutnya, tim asal Indonesia ini berhasil mengumpulkan 98 poin secara keseluruhan dengan selisih 32 poin dari peringkat kedua. Bahkan, mereka mencetak 45 eliminasi hanya dalam enam match yang dimainkan, sekaligus memenangkan dua chicken dinner berturut-turut.
Prestasi VOIN Esports tidak lepas dari koordinasi tim yang hampir sempurna dan decision-making yang brilian di setiap situasi. Selain itu, setiap anggota tim berkontribusi secara merata dengan performa individu yang konsisten. Oleh karena itu, banyak analis memprediksi VOIN akan menjadi juara musim ini jika tetap mempertahankan performa tersebut.
Match 1: Erangel – Kemenangan Perdana dengan Eliminasi Tinggi
VOIN memulai hari dengan gemilang di map Erangel. Pertama, mereka menguasai area sekolah sejak awal dengan loot yang optimal. Kemudian, rotasi yang tepat waktu ke zone akhir memungkinkan mereka memenangkan pertempuran akhir melawan Genesis. Selain itu, kill leader Zuxxy mencetak 7 eliminasi solo dalam match ini.
Match 2: Miramar – Strategi Edge Zone yang Efektif
Di map Miramar, VOIN menunjukkan penguasaan area edge zone. Pertama, mereka memanfaatkan kendaraan untuk kontrol area yang luas. Kedua, pin-point grenade throws dari Luxxy berhasil mengacaukan formasi lawan. Akibatnya, mereka mengamankan chicken dinner kedua dengan 12 eliminasi tim.
Match 3: Sanhok – Aggressive Early Game
VOIN mengubah strategi menjadi ultra-aggressive di Sanhok. Pertama, mereka melakukan hot drop di Bootcamp dan menghabiskan tiga tim secara cepat. Kemudian, constant rotation memaksa tim lain bertempur lebih awal. Selain itu, chemistry antar member terlihat sangat solid dengan crossfire yang terkoordinasi.
Match 4: Vikendi – Comeback Spektakuler
Match paling dramatis terjadi di Vikendi dimana VOIN hampir tereliminasi early. Pertama, mereka kehilangan dua anggota di phase awal tetapi berhasil melakukan comeback. Kedua, clutch play dari Zuxxy dan Luxxy membalikkan situasi 1v3 di zone akhir. Akibatnya, ini menjadi chicken dinner paling epik hari itu.
Statistik Pemain Kunci
Zuxxy menjadi top performer dengan rata-rata 450 damage per match. Pertama, headshot rate 65% tertinggi di liga. Kedua, survival rate 85% di semua match. Selain itu, Luxxy sebagai IGL membuat 90% correct calls selama pertandingan.
Analisis Strategi
Keberhasilan VOIN terletak pada adaptive gameplay mereka. Pertama, mereka mampu switch antara passive dan aggressive sesuai situasi. Kedua, resource management yang excellent dengan pembagian loot yang optimal. Selain itu, communication yang clear dan efektif menjadi kunci koordinasi.
Peringkat Sementara
VOIN unggul jauh dengan 98 poin. Pertama, Genesis di peringkat kedua dengan 66 poin. Kedua, Boom Esports di peringkat ketiga dengan 64 poin. Selain itu, selisih poin yang besar memungkinkan VOIN aman untuk babak selanjutnya.
Analisis PUNDIT168
Menurut PUNDIT168, dominasi VOIN didukung oleh persiapan yang sangat matang. Pasalnya, mereka menjalani bootcamp intensif selama sebulan penuh sebelum turnamen. Akibatnya, chemistry dan strategi mereka jauh lebih maju dibanding tim lain. Oleh karena itu, PUNDIT168 memprediksi VOIN akan menjadi champion SEA musim ini.
#PMSL2025 #VOINEsports #PUBGMobile #SEAEsports #DominasiVOIN
Sumber: PUNDIT168